PELUMAS


FUNGSI PELUMAS

Melumasi : Mengurangi gesekan dan keausan dengan melapisi permukaan yang bergerak/bergesek dengan pelumas.
Mendinginkan : Menyalurkan panas keluar dari komponen-komponen mesin.
Membersihkan : Menghilangkan dan menahan kotoran seperti karbon, sludge, varnish dll tetap dalam bulk pelumas dan membawanya ke filter untuk dipisahkan.
Melindungi : Mencegah kerusakan metal akibat oksidasi dan korosi.
Lain-lain : Sebagai media pemindah tenaga, media pemindah panas, perapat (seal) isolator, dan sebagainya

JENIS - JENIS PELUMAS

Mineral : Pelumas yang bahan dasarnya (base oil) berasal dari minyak bumi.
Sintetis : Pelumas yang bahan dasarnya (base oil) merupakan produk hasil sintesa atau reaksi kimia di laboratorium.
Semi Sintetis : Pelumas yang bahan dasarnya merupakan campuran antara base oil mineral dan base oil sintetis.

PEMILIHAN OLI YANG BENAR

Anjuran/Saran dari buku manual/buku petunjuk perawatan yang dikeluarkan oleh pabrik
pembuat mesin/peralatan.
Anjuran tingkat kekentalan /viscosity pelumas yang disyaratkan. Ditunjukkan oleh kode SAE, misal SAE 20W-50 atau SAE 10W-40.
Anjuran tingkat mutu (performance level) yang disyaratkan. Ditunjukkan oleh kode API (roda >=4) atau JASO (roda 2). Misal API SL, JASO MA






API CLASIFICATION
untuk Mesin Bensin
SA  : Spesifikasi kuno
SB   : Untuk mesin bensin tugas ringan
SC   : Untuk kendaran buatan tahun 1964-1967
SD  : Untuk kendaran buatan tahun 1968-1970
SE  : Untuk kendaran buatan tahun 1971 ke atas
SF  : Untuk kendaran buatan tahun 1980 ke atas
SG  : Untuk kendaran buatan tahun 1989 ke atas
SH  : Untuk kendaran buatan tahun 1993 ke atas
SJ  : Untuk kendaran buatan tahun 1997 ke atas
SL  : Untuk kendaran buatan tahun 2001 ke atas
SM  : Untuk kendaran buatan tahun 2004 ke atas


Mesin Diesel
CA  : Untuk mesin diesel tugas ringan
CB   : Untuk mesin diesel tugas sedang
CC   : Untuk mesin diesel tugas sedang - berat
CD  : Untuk mesin diesel tugas berat yg dilengkapi supercharger
CD-II  : Untuk mesin diesel dua langkah
CE  : Untuk mesin diesel tugas berat dengan turbo/supercharger
CF    : Untuk kendaran buatan tahun 1994 ke atas
CF-2  : Untuk mesin diesel dua langkah
CF-4    : Untuk mesin diesel 4 langkah tugas berat buatan tahun 1990 dan beroperasi dengan kecepatan tinggi
CG-4  : Untuk mesin diesel 4 langkah tugas berat buatan tahun 1994 beroperasi dengan kecepatan tinggi dengan beban berat
CH-4  : Untuk mesin diesel kecepatan tinggi buatan tahun 1998 ke atas
CI-4    : Untuk mesin diesel tugas berat dan memenuhi standar emisi gas buang 2004

Comments

Popular posts from this blog

Inilah 6 Standar Gambar (JISC, NNI, DIN, SNI, ANSI, ISO) dan 10 Peralatan Dasar Gambar Teknik

Mau Membongkar Kepala Silinder Sepeda Motor 4tak? Berikut ini SOP nya

Berikut 5 Pengertian dan Fungsi SIngkat Perkembangan Sistem Pengapian pada Kendaraan Bermotor