Skip to main content

SENSOR UTAMA PADA EFI


SENSOR UTAMA PADA EFI

1. Sensor udara masuk ( Mass Air Flow [D] dan Manifold Absolute Pressure [L] )
MAF
Heat Resistor Type nilai tahanannya berubah sesuai temperature di permukaan resistor yg dipengaruhi udara masuk. Variasi tahanan diubah dalam bentuk variasi tegangan(0~5) dikirim ke ECU sebagai dasar menentukan banyak udara yg masuk intake air chamber
MAP
Mensensor tekanan intake manifold sebagai dasar perhitungan jumlah udara yg masuk melalui IC (integrated Circuit) yg ada did lm sensor ini. Terdiri dari semi konduktor type pressure converting element yg berfungsi merubah fluktuasi tekanan jadi tegangan
2. Engine rpm sensor (CKP dan CMP)
Chamsaft Position Sensor
Mendeteksi posisi piston pada langkah kompresi melalui putaran signal rotor yg diputar langsung oleh camshaft untuk mengetahu membuka/menutup intak  dan exhaust valve, juga sebagai sensor utama pengapian yg mengirim sinyal putaran mesin ke ECU untuk mengaktifkan igniter
Chamshaft Position Sensor sama dengan CMP
SENSOR - SENSOR LAINNYA
1. Air Intake Temperature (IAT)
Terpasang di air cleaner berupa thermistor dengan bahan semi konduktor(semain panas tahanan semakin kecil). ECU akan menyuplai tegangan 5V dan ground untk sensor, karena tahanan pada sensor bervariasi tegangan yg mengalir ke ECU bervariasi, digunakan ECU sebagai dasar menentukan temperature udara masuk untuk menentukan jumlah bensin yang disemprotkan injector.

2. Fast Idle Air Control         
Untuk menambah jumlah udara dan bb yang masuk intake air chamber saat mesin dingin. Terbuat dari thermo wax, jika temperature dingin maka tdk mengembang jumlah udara yg masuk saluran bypass banyak, jika panas sebaliknya putaran menjadi idle
3. Idle Speed Adjusting Screw
Pada beberapa kendaraan putaran idle diatur ECU namun ada yang masih dilengkapi dengan ISAS untuk mengatur besar kecilnya putaran idle secara manual, untuk mempengaruhi besar kecilnya udara yg masuk intake air chamber saat putaran idle
4. Throttle Position Sensor
TPS dihubungkan ke valve shaft pada throttle body untuk mendeteksi(dngan potensiometer) pembukaan throttle valve hasilnya tegangan input dialirkan dari ECU ke TPS, dan brush bergerak melalui resistance sesuai dengan pembukaan throttle valve sehingga tegangan output berubah2 besarnya lalu ECU mendeteksi pembukaan throttle valve
5. Engine Cooling Temperature Sensor
Terbuat dari thermistor kerjanya sama dengan IAT hanya berfungsi mendeteksi temperature air pendingin mesin sebagai input ECU untuk mengkoreksi besarnya penginjeksian bensin pada injector
6. Vehicle Speed Sensor
Dipasang di transmisi digerakkan drive gear poros output
7. Idle Mixture Adjustment
Menyetel kadar CO dngan mengganti resistornya
8. CO Adjusting Resistor
Menyetel kadar CO dengan memutarnya ke kanan/kiri
FUEL DELIVERY SISTEM
1. Pompa Turbin (Fuel Pump)
Terdiri dari 1 atau 2 impeller yg diputar motor, casing dan pump cover tersusun jadi 1 unit. Bila motor berputar impeller berputar, bilah pada bagian luar impeller menghisap bensin dari saluran masuk dan di dorong keluar ke saluran keluar, dialirkan keluar lewat chek valve.
2. Check Valve (Fuel Pump)
Akan tertutup bila pompa bensin berhenti bekerja gunanya untuk mempertahankan sisa tekanan didalam system saluran bensin bila mesin berhenti.
3. Relief Valve (Fuel Pump)
Akan menjaga tekanan bensin agar tidak lebih dari yg diperbolehkan
4. Fuel Filter
Menyaring kotoran
5. Fuel Pressure Regulator
Mengatur tekanan bensin ke injector agar tekanan stabil. Tekanan bensin dari delivery pipe menekan diaphragm, membuka valve sebagian bensin kembali ke tangki melalui pipa pengembali selain itu Kevakuman intake manifold akan menarik.
6. Pulsation Dumper
Menyerap variasi tekanan bensin yang diakibatkan perubahan kevakuman intake manifold dan penginjeksian bensin oleh injector.
7. Injector
Nosel electromagnet yang kerjanya dikontrol oleh ECU untuk penginjeksian bensin ke intake manifold. Bila signal dari ECU diterima coil solenoid maka plunger akan tertarik melawan kekuatan pegas, karena needle valve dan plunger merupakan 1 unit valve juga akan tertarik dari dudukan dan bensin akan disemprotkan selama katup terbuka.
 


Kalo ada yang salah, tolong dikoreksi yaaaa :)

Comments

Rozer Baine said…
I read your post and got it quite informative. I couldn't find any knowledge on this matter prior to. I would like to thank you for sharing this article here. Custom Magnet Manufacturers in USA

Popular posts from this blog

Inilah 6 Standar Gambar (JISC, NNI, DIN, SNI, ANSI, ISO) dan 10 Peralatan Dasar Gambar Teknik

1.       Standar Gambar Teknik Standar gambar teknik merupakan suatu keseragaman yang telah disepakati bersama dengan tujuan untuk menghindari salah pengertian dalam komonikasi teknik. Orang-orang terkait dalam bidang gambar teknik perlu mengetahui tentang standar. Orang-orang terkait tersebut antara lain siswa pada kelompok teknologi dan industri, para perencana produk, operator mesin, operator perakitan, mekanik dan pengontrol mutu dari suatu produk/mesin. Standar gambar teknik dapat diberlakukan di dalam lingkungan perusahaan, antar perusahaan/industri di dalam suatu negara, bahkan standar gmbar teknik dapat diberlakukan pada industri antar negara yang dikenal dengan Standar Internasional atau disingkat SI. Negara-negara yang sudah membuat standar antara lain : a.       Japanese Industrial Standart (JIS)      Lebih lengkapnya :   JISC b.       Nederland Normalisatie Instituut (NNI)      Lebih lengkapnya:   NNI c.    

Mau Membongkar Kepala Silinder Sepeda Motor 4tak? Berikut ini SOP nya

Halo sobat, bertemu lagi dengan saya, terimakasih telah berkunjung di blog saya. kali ini saya akan berbagi tentang jobsheet pembongkaran karburator konvensional sepeda motor. di dalam praktikum, diperlukan jobsheet agar siswa dapat melakukan pembongkaran sesuai dengan SOP. Hal ini dilakukan agar komponen dari sepeda motor tidak rusak atau salah memasang. berikut ini jobsheetnya Pembongkaran Kepala Siliner Sepeda Motor 4tak Tujuan: - Setelah   melakukan praktikum   ini,   siswa   diharapkan dapat melakukan pembongkaran, pemasangan serta pengukuran Kepala Silinder beserta kelengkapan Sepeda Motor 4tak dengan baik dan benar  - Setelah   melakukan   praktikum ini,   siswa   diharapkan   dapat mengetahui komponen dan fungsi komponen kepala silinder pada   sepeda motor 4 tak   dengan   baik dan benar.   Keselamatan Kerja :  - Tidak bergurau saat melakukan praktikum - Jauhkan benda-benda yang mudah terbakar - Bersihkan kembali peralatan yang kotor - M

Berikut 5 Pengertian dan Fungsi SIngkat Perkembangan Sistem Pengapian pada Kendaraan Bermotor

A.          Sistem Pengapian Suatu mesin dapat menghasilkan tenaga disebabkan didalam mesin tersebut terjadi pembakaran. Mesin bertenaga panas menghasilkan pembakaran yang dirubah menjadi tenaga mekanik, disebut motor bakar. Motor bakar ada beberapa macam salah satunya adalah motor bensin. Pada motor bensin energi panas diperoleh dari hasil pembakaran campuran bensin dan udara di dalam silinder. Proses pemba k aran pada motor bensin dimulai adanya loncatan bunga api. Pada motor bensin , gas yang masuk ke dalam silinder adalah campuran antara udara dan bensin, campuran ini selanjutnya dibakar untuk menghasilkan tekanan pembakaran yang nantinya dirubah menjadi daya mekanis. Sistem yang digunakan adalah sistem pengapian listrik, dimana untuk menghasilkan percikan api digunakan tegangan listrik sebagai pemercik. Karena pada motor bensin proses pembakaran dimulai oleh loncatan api tegangan tinggi yang dihasilkan oleh busi, beberapa metode diperlukan untuk menghasilkan arus tegang