Skip to main content

Kata Kerja Operasional


Untuk memperbaiki kata kerja pada kompetensi dasar, hasil belajar, dan indikator hasil belajar dapat digunakan contoh-contoh kata kerja pada tabel di bawah ini.  Kedalaman dan keluasan materi dapat digunakan untuk gradasi dan kesinambungan kompetensi

Ranah Psikomotor

Mengaktifkan
Mengoreksi
Melonggrakan
Mengalihkan

Menyesuaikan
Mengkreasikan
Membuat
Memecahkan masalah

Menggabungkan
Mendemonstrasikan
Memanipulasi
Menempel

Melamar
Merancang
Mereparasi
Memadankan

Mengatur
Memilah
Mencampur
Menjeniskan

Mengumpulkan
Melatih
Memmaku
Menjahit

Menimbang
Mengencangkan
Mengoperasikan
Mempertajam

Memperkecil
Memperbaiki
Menjalankan
Membentuk

Membangun
Mengikuti
Menekan
Mensketsa

Mengkalibrasi
Menggiling
Memproduksi
Memulai

Mengubah
Memegang
Menarik
Menyetir

Membersihkan
Memalu
Mendorong
Menggunakan

Menutup
Memanaskan
Memindahkan
Menimbang

Mengkombinasikan
Menggantung
Memperbaiki
Membungkus

Memposisikan
Mengidentifikasikan
Menggantikan
Mengemas

Menyambungkan
Mengisi
Memutar


Mengkonstruksi
Menempatkan
Menggirim












RANAH AFEKTIF

Menerima
Menanggapi
Bekerja sama
Menganut
Menghayati
Mempertanyakan
Bertanggungjawab
Mengasumsikan tanggungjawab
Mengubah
Bertindak
Memilih
Membantu
Meyakini
Menata
Mengubah perilaku
Mengikuti
Mengajukan
Melengkapi
Mengklasifikasikan
Berakhlak mulia
Memberi
Mengkompromikan
Meyakinkan
Mengkombinasikan
Berfilosofi
Menmganut
Menyenangi
Memperjelas
Mempertahankan
Mempengaruhi
Mematuhi
Menyambut
Membedakan
Membangun
Menimbang masalah
Meminati
Mendukung
beriman
Membentuk pendapat
Mendengarkan

Menyetujui
Memprakarsai
Menunjukkan dengan
Mengajukan usulan

Menampilkan
Mengundang
memadukan
Mengkualifikasi

Melaksanakan
Menggabungkan
Mengelola
Mempertanyakan

Menampilkan
Memperjelas
Menimbang alternatif
Melayani

Melaporkan
Berperanserta
Menegosiasi
Menunjukkan kematangan/kedewasaan

Memilih
Mengusulkan
Berembuk
Memecahkan

Mengatakan
Menekankan
Bersilang pendapat
Membuktikan kembali

Membuat pertanyaan
Berbagi



Memilah
Menyumbang



Menolak
Bekerjakeras





Ranah Kognitif

Pengetahuan
Pemahaman
Penerapan
Analisis
Sintesis
Penilaian
Mengutip
Menambah
Memerlukan
Menganalisis
Mengabstraksi
Mempertimbangkan
Menyebutkan
Memperkirakan
Menyesuaikan
Mengaudit/memeriksa
Menganimasi
Menilai
Menjelaskan
Menjelaskan
Mengalokasikan
Membuat blueprint
Mengatur
Membandingkan
Menggambar
Mengkategorikan
Mengurutkan
Membuat garis besar
Mengumpulkan
Menyimpulkan
Membilang
Mencirikan
Menerapkan
Memecahkan
Mendanai
Mengkontraskan
Mengidentifikasi
Merinci
Menentukan
Mengkarakteristikkan
Mengkategorikan
Mengarahkan
Mendaftar
Mengasosiasikan
Menugaskan
Membuat dasar pengelompokkan
Mengkode
Mengkritik
Menunjukkan
Membandingkan
Memperoleh
Merasionalkan
Mengkombinasikan
Menimbang
Memberi label
Menghitung
Mencegah
Menegaskan
Menyusun
Mempertahankan
Membuat index
Mengkontraskan
Mencanagkan
Membuat dasar pengkontras
Mengarang
Memutuskan
Memasangkan
Mengubah
Mengkalkulasi
Mengkorelasikan
Membangun
Memisahkan
Menemutunjukkan
Mempertahankan
Menangkap
Mendeteksi
Menanggulangi
Memprediksi
Menamai
Menguraikan
Memodifikasi
Mendiagnosis
Menghubungkan
menilai
Membuat kerangka
Menjalin
Mengklasifikasikan
Mendiagramkan
Menciptakan
Memperjelas
Menandai
Membedakan
Melengkapi
Mendiversifikasikan
Mengkreasikan
Merangking
Membaca
Mendiskusikan
Menghitung
Menyeleksi
Mengkoreksi
Menugaskan
Menyadari
Mengunggulkan
Membangun
Memerinci ke bagaian-bagian
Memotret
Menafsirkan
Menghapal
Menggali
Membiasakan
Menominasikan
Merancang
Memberi pertimbangan


Meniru
Mengira
Mendemonstrasikan
Mendokumentasikan
Mengembangkan
Membenarkan
Mencatat
Mencontohkan
Menurunkan
Menjamin
Merencanakan
Mengukur
Mengulang
menerangkan
Menentukan
Menguji
Mendikte
Memproyeksi
Mereproduksi
Mengemukakan
Menemukan
Mencerahkan
Meningkatkan
Memerinci
Meninjau
Memperluas
Menggambarkan
Menjelajah
Memperjelas
Menggradasi
Memilih
Mempolakan
Menemukan kembali
Membagankan
Memfasilitasi
Merentangkan
Menyatakan
Memfaktorkan
Membagankan
Memfile
Membentuk
Merekomendasikan
Mempelajari
Menggeneralisasikan
Menggunakan
Membuat kelompok
Merumuskan
Melepaskan
Mentabulasi
Memberikan
Menilai
Mengidentifikasi
Menggeneralisasi
Memilih
Memberi kode
Menmyimpulkan
Melatih
Mengilustrasikan
Menumbuhkan
Merangkum
Menelusuri
Berinteraksi
Menggali
Menyimpulkan
Menangani
Mendukung
Menulis
Mengumpulkan
Membuka
Menginterupsi
Mengirim
Mengetes

Memaknai
Mengemukakan
Menemukan
Memperbaiki
Memvalidasi

Mengamati
Membuat faktor
Menelaah
Menggabungkan
Membuktikan kembali

Merumuskan kembali
Membuat gambar
Menata
Memadukan


Menggrafikkan
Membuat grafik
Mengelola
Membatasi


Meramalkan
Menangani
Memaksimalkan
Menggabungkan


Memperbaiki
Mengilustrasikan
Meninimalkan
Mengajar


Menulis kembali
Mengadaptasi
Mengoptimalkan
Membuat model


Membuat abstraksi
Menyelidiki
Memerintahkan
Mengimprovisasi


Merangkum
Memanipulasi
Menggarisbesarkan
Membuat jaringan


Menjabarkan
Mempercantik
Memberi tanda/kode
Mengorganisasikan


Mengkomunikasikan secara visual
Mengoperasikan
Memprioritaskan
Mensketsa



Mempersoalkan
Mengedit
Mereparasi





Mengkonsepkan
Menanyakan
Merencanakan



Melaksanakan
Mengaitkan
Menampilkan



Meramalkan
Memilih
Menyiapkan



Menyiapkan
Memilah
Meresepkan



Memberi harga
Mengukur
Memproduksi



Memproses
Membagi  ulang
Membuat program



Memproduksi
Melatih
Menata ulang



Memproyeksikan
Mentransfer
Merekonstruksi



Melindungi

Mencari referensi



Menyediakan

Menggunakan referensi



Mengakitkan

Mereferensikan



Melingkari

Memperbaiki



Menyusun

Menuliskan kembali



Mempertunjukkan

Menspesifikasikan



Mensimulasikan

Merangkum



Mensketsakan

Mengkomposisikan



Memecahkan





Melanggankan





Mentabulasi





Membuat transkrip





Menterjemahkan





Melakukan









Comments

Popular posts from this blog

Inilah 6 Standar Gambar (JISC, NNI, DIN, SNI, ANSI, ISO) dan 10 Peralatan Dasar Gambar Teknik

1.       Standar Gambar Teknik Standar gambar teknik merupakan suatu keseragaman yang telah disepakati bersama dengan tujuan untuk menghindari salah pengertian dalam komonikasi teknik. Orang-orang terkait dalam bidang gambar teknik perlu mengetahui tentang standar. Orang-orang terkait tersebut antara lain siswa pada kelompok teknologi dan industri, para perencana produk, operator mesin, operator perakitan, mekanik dan pengontrol mutu dari suatu produk/mesin. Standar gambar teknik dapat diberlakukan di dalam lingkungan perusahaan, antar perusahaan/industri di dalam suatu negara, bahkan standar gmbar teknik dapat diberlakukan pada industri antar negara yang dikenal dengan Standar Internasional atau disingkat SI. Negara-negara yang sudah membuat standar antara lain : a.       Japanese Industrial Standart (JIS)      Lebih lengkapnya :   JISC b.       Nederland Normalisatie Instituut (NNI)      Lebih lengkapnya:   NNI c.    

Mau Membongkar Kepala Silinder Sepeda Motor 4tak? Berikut ini SOP nya

Halo sobat, bertemu lagi dengan saya, terimakasih telah berkunjung di blog saya. kali ini saya akan berbagi tentang jobsheet pembongkaran karburator konvensional sepeda motor. di dalam praktikum, diperlukan jobsheet agar siswa dapat melakukan pembongkaran sesuai dengan SOP. Hal ini dilakukan agar komponen dari sepeda motor tidak rusak atau salah memasang. berikut ini jobsheetnya Pembongkaran Kepala Siliner Sepeda Motor 4tak Tujuan: - Setelah   melakukan praktikum   ini,   siswa   diharapkan dapat melakukan pembongkaran, pemasangan serta pengukuran Kepala Silinder beserta kelengkapan Sepeda Motor 4tak dengan baik dan benar  - Setelah   melakukan   praktikum ini,   siswa   diharapkan   dapat mengetahui komponen dan fungsi komponen kepala silinder pada   sepeda motor 4 tak   dengan   baik dan benar.   Keselamatan Kerja :  - Tidak bergurau saat melakukan praktikum - Jauhkan benda-benda yang mudah terbakar - Bersihkan kembali peralatan yang kotor - M

Berikut 5 Pengertian dan Fungsi SIngkat Perkembangan Sistem Pengapian pada Kendaraan Bermotor

A.          Sistem Pengapian Suatu mesin dapat menghasilkan tenaga disebabkan didalam mesin tersebut terjadi pembakaran. Mesin bertenaga panas menghasilkan pembakaran yang dirubah menjadi tenaga mekanik, disebut motor bakar. Motor bakar ada beberapa macam salah satunya adalah motor bensin. Pada motor bensin energi panas diperoleh dari hasil pembakaran campuran bensin dan udara di dalam silinder. Proses pemba k aran pada motor bensin dimulai adanya loncatan bunga api. Pada motor bensin , gas yang masuk ke dalam silinder adalah campuran antara udara dan bensin, campuran ini selanjutnya dibakar untuk menghasilkan tekanan pembakaran yang nantinya dirubah menjadi daya mekanis. Sistem yang digunakan adalah sistem pengapian listrik, dimana untuk menghasilkan percikan api digunakan tegangan listrik sebagai pemercik. Karena pada motor bensin proses pembakaran dimulai oleh loncatan api tegangan tinggi yang dihasilkan oleh busi, beberapa metode diperlukan untuk menghasilkan arus tegang