Skip to main content

KEGIATAN BELAJAR 1 PEMELIHARAAN KELISTRIKAN SEPEDA MOTOR (PKSM)

Dalam era globalisasi, penggunaan listrik sangatlah umum. mulai dari membantu pekerjaan rumah tangga, sekolah maupun pekerjaan sehari-hari. Begitu pula dalam dunia otomotif. listrik merupakan suatu kebutuhan pada suatu kendaraa. sehingga jika arus listrik tidak adatidak dapat mengalir, maka suatu kendaraan perlu dilakukan reparasi.

Dalam Teknik Sepeda Motor, terdapat 3 rangkaian utama yang sangat berhubungan dengan kelistrikan. hal ini dimasukkan dalam mata pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor (PKSM). sebelum melanjutkan, perlu adanya untuk mengetahui dasar-dasar dari sebuah kelistrikan sepeda motor.

Satuan dan besaran beserta definisinya
Perlu diketahui, LIstik adalah elektron yang bergerak. gerakan inilah yang menyebabkan terjadinya beda potensial. Semakin Banyak elektron yang mengalir,dari maka dapat dipastikan adanya beda potensial yang besar. semakin banyak/besar aliran elektron, maka akan menimbulkan panas pada kawat penghantar.
analogi dari aliran elektron ini bisa disamakan dengan sebuah selang/pipa yang mengalirkan air.

Kuat arus (Current Intensity) mempunyai simbol I dan mempunyai satuan Ampere (A). kuat arus mengindikasikan laju aliran elektron pada suatu rangkaian tiap detiknya.

Tegangan (Voltage) mempunyai simbol V dan mempunyai satuan Volt (V). tegangan inilah yang menyebabkan teradinya aliran elektron. dalam istilah lain, juga dinamakan beda potensial.

Hambatan (Resistance) mempunyai simbol R dan mempunyai satuan ohm (Ω). hambatan merupakan faktor yang menghambat dari laju aliran elektron

Alat ukur yang paling sering digunakan untuk melakukan pemeriksaan kelistrikan pada sepeda motor adalah Avometer. banyak hal yang bisa dilakukan dengan AVOmeter ini, mulai mengukur tegangan baterai, tegangan pompa bensin, tegangan injektor, maupun mencari kabel yang putus.

dalam penerapannya, mata pelajaran PKSM sangat berhubungan dengan pemaham satuan, besaran dan alat ukur sperti definisi di atas. dengan memahami penggunaan satuan, besaran dan alat ukur tersebut kita dapat melaksanakan materi selanjutnya, yaitu
Memperbaiki sistem penerangan
Memperbaiki sistem instrumen
Memperbaiki sistem sinyal
Memperbaiki sistem starter
Memperbaiki sistem pengisian
Memperbaiki sistem pengapian konvensional
Memperbaiki sistem pengapian elektronis
Memperbaiki sistem injeksi
Memperbaiki sistem pengamanan


untuk perkenalan di KB 1 ini, ssaya rasa sudah cukup. untuk materi yang lain akan kita lakukan pada pertemuan berikutnya

Popular posts from this blog

Inilah 6 Standar Gambar (JISC, NNI, DIN, SNI, ANSI, ISO) dan 10 Peralatan Dasar Gambar Teknik

1.       Standar Gambar Teknik Standar gambar teknik merupakan suatu keseragaman yang telah disepakati bersama dengan tujuan untuk menghindari salah pengertian dalam komonikasi teknik. Orang-orang terkait dalam bidang gambar teknik perlu mengetahui tentang standar. Orang-orang terkait tersebut antara lain siswa pada kelompok teknologi dan industri, para perencana produk, operator mesin, operator perakitan, mekanik dan pengontrol mutu dari suatu produk/mesin. Standar gambar teknik dapat diberlakukan di dalam lingkungan perusahaan, antar perusahaan/industri di dalam suatu negara, bahkan standar gmbar teknik dapat diberlakukan pada industri antar negara yang dikenal dengan Standar Internasional atau disingkat SI. Negara-negara yang sudah membuat standar antara lain : a.       Japanese Industrial Standart (JIS)      Lebih lengkapnya :   JISC b.       Nederland Normalisatie Instituut (NNI)      Lebih lengkapnya:   NNI c.    

Mau Membongkar Kepala Silinder Sepeda Motor 4tak? Berikut ini SOP nya

Halo sobat, bertemu lagi dengan saya, terimakasih telah berkunjung di blog saya. kali ini saya akan berbagi tentang jobsheet pembongkaran karburator konvensional sepeda motor. di dalam praktikum, diperlukan jobsheet agar siswa dapat melakukan pembongkaran sesuai dengan SOP. Hal ini dilakukan agar komponen dari sepeda motor tidak rusak atau salah memasang. berikut ini jobsheetnya Pembongkaran Kepala Siliner Sepeda Motor 4tak Tujuan: - Setelah   melakukan praktikum   ini,   siswa   diharapkan dapat melakukan pembongkaran, pemasangan serta pengukuran Kepala Silinder beserta kelengkapan Sepeda Motor 4tak dengan baik dan benar  - Setelah   melakukan   praktikum ini,   siswa   diharapkan   dapat mengetahui komponen dan fungsi komponen kepala silinder pada   sepeda motor 4 tak   dengan   baik dan benar.   Keselamatan Kerja :  - Tidak bergurau saat melakukan praktikum - Jauhkan benda-benda yang mudah terbakar - Bersihkan kembali peralatan yang kotor - M

Berikut 5 Pengertian dan Fungsi SIngkat Perkembangan Sistem Pengapian pada Kendaraan Bermotor

A.          Sistem Pengapian Suatu mesin dapat menghasilkan tenaga disebabkan didalam mesin tersebut terjadi pembakaran. Mesin bertenaga panas menghasilkan pembakaran yang dirubah menjadi tenaga mekanik, disebut motor bakar. Motor bakar ada beberapa macam salah satunya adalah motor bensin. Pada motor bensin energi panas diperoleh dari hasil pembakaran campuran bensin dan udara di dalam silinder. Proses pemba k aran pada motor bensin dimulai adanya loncatan bunga api. Pada motor bensin , gas yang masuk ke dalam silinder adalah campuran antara udara dan bensin, campuran ini selanjutnya dibakar untuk menghasilkan tekanan pembakaran yang nantinya dirubah menjadi daya mekanis. Sistem yang digunakan adalah sistem pengapian listrik, dimana untuk menghasilkan percikan api digunakan tegangan listrik sebagai pemercik. Karena pada motor bensin proses pembakaran dimulai oleh loncatan api tegangan tinggi yang dihasilkan oleh busi, beberapa metode diperlukan untuk menghasilkan arus tegang